Sabtu, 03 Maret 2012

Punk Aceh, cuma gambar yang bercerita

Ketika konser amal anak Punk tidak mengantongi izin, Satpol PP melakukan razia.



Karena di temukannya narkoba, miras, dan senjata tajam, akhirnya di serahkan ke Polresta Banda Aceh.




Mereka sempat di tahan Kapolsek di sebelum di kirim ke SPN.



Saat di tanyai pemilik barang, tidak ada yang mengaku.




Mereka pun di lepas tindiknya, ikat rambut, piercing dan aksesoris lainya.


Bagi yang laki-laki, di potong gundul, sementara yang perempuan di potong pendek.







Mereka kemudian di mandikan di sebuah kolam.




Gak lama kemudian, anak Punk di Jakarta melakukan protes.
















Dan memotong pendek rambut mereka sebagai bentuk simpati.





Saudara kita jauh di Rusia, Anarko Punk melakukan pencoretan tembok KBRI di Moscow.








Paling tidak mereka bisa tersenyum sekarang, mereka jadi Skinhead!


Oi! Oi! Oi!


# Note
Bantu Teriakan Oi! menyaringkan volumenya dengan memberi tahu teman anda mengunjungi Teriakan Oi! dan berbagi tautan di jejaring sosial.
Komentarnya di tunggu!
Salam Oi! Oi! Oi!

4 komentar:

  1. sipppp . . . jadi skinhead juga ga apa2

    BalasHapus
  2. Wah ,, Solidaritas anak PUNK benar-benar tinggi :)

    BalasHapus
  3. patut di contoh Solidaritasnya.

    BalasHapus
  4. bukan hanya di Russia, diseluruh penjuru dunia Punk protes kejadian di Aceh

    BalasHapus